Dibandingkan dengan membeli rumah baru, membeli rumah bekas memiliki banyak keuntungan. Pertama, Anda bisa lebih mudah memahami perkembangan kawasan di sekitar bekas tempat tinggal. Selain itu, Anda akan mendapatkan luas lahan yang lebih besar dibandingkan dengan membeli rumah baru.

Namun, seperti halnya mencari pasangan, membeli rumah bekas tidak semudah yang kita kira. Bahkan, hal ini biasanya memakan waktu yang cukup lama. Saat Anda online dan mencari situs web perdagangan perumahan bekas, Anda harus ekstra hati-hati dan sabar.

Selain itu, Anda juga harus mempertimbangkan biaya tambahan seperti dekorasi dan pembelian lainnya. Tidak banyak pilihan untuk membeli rumah bekas, baik dari segi jumlah unit maupun model rumah yang tersedia. Banyak hal yang perlu diperhatikan, seperti apakah rumah tersebut memenuhi standar yang kita inginkan?

Tips Membeli Rumah Bekas yang Penting Dipertimbangkan

Berikut tips membeli rumah bekas yang perlu Anda pertimbangkan.

  1. Menyesuaikan Anggaran Hunian

Tentunya sebelum memutuskan untuk membeli rumah bekas, Anda harus memastikan kondisi keuangan Anda, seperti sumber pendapatan dan kewajiban yang harus dilunasi. Selain uang yang dibutuhkan untuk membeli rumah, jika kondisi rumah sudah tidak sempurna lagi, Anda harus menghitung biaya renovasinya.

  1. Memastikan Kelengkapan Dokumen Rumah

Jika Anda sedang mencari KPR rumah second, pastikan rumah tersebut memiliki kelengkapan dokumen seperti Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Selain itu, pastikan rumah tersebut memiliki dokumen yang lengkap dan tidak ada masalah.

  1. Mencari Gambaran Rumah Ideal

Dibandingkan membeli rumah baru, pilihan membeli rumah bekas memang terbatas, namun Anda bisa memilih rumah yang memenuhi syarat. Misalnya lokasinya strategis, transportasi umum nyaman, fasilitas umum lengkap, dan tentunya ada rumah dengan lingkungan yang aman cocok untuk keluarga.

  1. Memeriksa Kondisi Rumah

Membeli rumah bekas memiliki lebih banyak risiko dalam hal kualitas konstruksi. Sebaiknya Anda mengundang tukang atau kontraktor terpercaya yang memahami kondisi bangunan. Periksa semua pondasi, struktur bangunan dan lain-lain, apakah akan ditempati dalam beberapa tahun ke depan, apakah dalam kondisi baik dan aman. Periksa juga sirkulasi udara dan pipa air.

  1. Perhatikan Sumber Air

Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang membutuhkan sekitar 10 galon air bersih untuk beraktivitas. Digunakan untuk konsumsi, mencuci pakaian, mencuci piring, mandi, membersihkan rumah, mobil, dll. Oleh karena itu, baik itu rumah baru atau rumah bekas, sangat penting untuk mempertimbangkan sumber air bersih sebelum membeli rumah.

  1. Memperhatikan Ketersediaan Listrik

Sebelum setuju untuk membeli rumah bekas, cek dulu apakah listrik di rumah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan semua peralatan elektronik. Apalagi jika Anda berencana memasang cukup banyak peralatan elektronik. Jika kurang, silahkan update alias online melalui website PLN untuk menambah daya. Selain itu, pastikan kabel terpasang dalam kondisi baik untuk menghindari korsleting listrik.

  1. Menghitung Biaya Tak Terduga

Selain keperluan dekorasi, ada beberapa pengeluaran lain, yaitu:

  • Biaya pemeriksaan sertifikat
  • Beban pajak penghasilan (PPh)
  • Biaya perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB)
  • Biaya transfer
  • Beban Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)
  • Perhatikan letak rumah

Sebelum membeli rumah bekas, Anda juga harus memastikan bahwa rumah tersebut berada di lokasi yang nyaman dan tidak terisolasi dari dunia luar. Hal ini tidak hanya berguna saat Anda bepergian, tetapi juga dari segi harga jual rumah di masa depan. Selain itu, mengetahui lokasi tempat tinggal Anda juga dapat memberi Anda berbagai informasi, seperti daerah mana saja yang rawan banjir, longsor, dan bencana alam lainnya.

  1. Meriset Lingkungan Sekitar

Setelah mengetahui lokasi rumah, lakukan sedikit riset di sekelilingnya. Anda harus mengecek kembali apakah lingkungan di dalam rumah tersebut cocok untuk ditinggali. Selain itu, penting juga untuk memeriksa keamanan lingkungan sekitar, penerangan jalan, dan jarak dari rumah ke bangunan darurat seperti rumah sakit dan kantor polisi.

  1. Mengetahui Usia Rumah

Selain memperhatikan kondisi rumah dan segala isinya, Anda juga harus memperhatikan usia rumah bekas yang ingin Anda beli. Ketahui usia rumah dan risiko apa yang akan Anda hadapi saat mengunjungi rumah tua di masa depan. Selain alasan keamanan, mengetahui umur rumah akan berdampak pada harga rumah bekas.

Sumber : https://rumahdokter.com/