5 Cara Mengetahui Bunga Pinjaman Online Sebenarnya

Saat ini memang cukup banyak pinjaman online cepat cair terbaru yang menawarkan iming-iming bunga rendah dan segala macam penawaran surgawi lainnya. Nah, saya sih tidak percaya begitu saja. Sebagai pengguna salah satu pinjaman online sejak tahun 2018, jika kita jeli sebenarnya kita bisa membedakan kok seberapa besar bunga yang harus kita bayarkan saat meminjam uang lewat P2P lending atau pinjol.

Supaya kamu paham tentang pinjaman online, saya mau berbagi informasi tentang bagaimana perhitungan bunga yang benar jika kita mengajukan pinjaman tunai lewat pinjol. Pengalaman ini mudah-mudahan bisa berguna terutama buat para pemula yang baru punya akun pinjaman online.

Bunga Harian, Bulanan atau Tahunan?

Hal pertama yang biasanya saya lakukan adalah mengecek bunga pinjaman. Bunga pinjol bagaimanapun juga pasti akan lebih besar daripada bunga pinjaman konvensional bank. Tapi, itu pun sebanding dengan kemudahan pendaftaran yang diberikan.

Nah, pinjol di Indonesia ini rada-rada pinter termasuk yang sudah terdaftar di OJK sekalipun. Jadi, kitanya dong yang harusnya lebih pintar dan bisa kalkulasi sebenarnya berapa besar bunga atau beban selain pinjaman pokoknya.

Jangan tertipu dengan bunga rendah jika itu ditetapkan secara harian. Contoh kecil, jika bunga harian sebesar 0,51%, jangan girang dulu. Cara membandingkannya adalah dikalikan dengan 30 hari.  Jadi sebenarnya pinjol tersebut kasih bunga sebesar 15% per bulan yang mana itu bisa 10 kali lipat dari bunga pinjaman konvensional.

Jadi, berapa rata-rata bunga pinjaman paling ideal atau paling aman. Tinggal cek aja acuan suku bunga bank yang ditetapkan oleh pemerintah. Tahun 2020, pemerintah pernah menetapkan suku bunga 4%. Jadi, simplenya jika ada pinjaman online yang menetapkan bunga pinjaman di atas 4% per bulan artinya sudah kelewat mahal.

Biaya layanan atau biaya admin

Nah, pinjol ini juga ada beberapa yang menetapkan biaya layanan seperti halnya kartu kredit. Jadi, sebelum akad atau meminjam lewat pinjol, pastikan dulu apakah ada biaya layanannya atau tidak. Bisa juga biaya layanan itu dibebankan per transaksi. Seberapa besar dan seberapa wajar, cukup bandingkan saja dengan biaya transfer antar bank. Jika biaya layanan lebih besar dari Rp10.000 per satu kali transaksi ya artinya biaya layanannya sudah cukup membebani. 

Biaya tahunan atau service bulanan

Oke, jika bunga rendah apakah ada biaya admin atau biaya tahunan? Cek dulu ya dengan teliti. Kalau punya kartu kredit pasti kamu bakal dikenakan biaya layanan tahunan. Kecil sih, antara Rp100 ribu sampai dengan Rp200 ribu. Tapi, kalau kartu kredit jarang dipakai juga kan sayang kena biaya layanan tiap tahun sekali. Apalagi ini pinjol yang kasih bunga tinggi plus nambah lagi dengan biaya layanan. Bebannya jadi dua kali lipat!

Apakah tenor pengaruhi bunga pinjaman?

Cek juga ketika kamu pinjam, apakah tenornya berpengaruh terhadap pinjaman atau tidak. Sederhananya cari yang paling simpel aja. Misalnya tenor sekian bulan, bunganya tetap atau flat sekian persen.

Kenapa ini penting? Soalnya beberapa pinjol ada yang menetapkan bunga bervariasi. Misalnya dibedakan antara yang pinjam Rp500 ribu dengan yang pinjem Rp2 juta. Wajar jika makin besar pinjaman makin rendah bunganya. Kadang-kadang malah dikasih sebaliknya, makin besar pinjaman makin besar bunganya. 

Cari yang transparan

Dari beberapa pengalaman tersebut kesimpulannya adalah cari pinjaman online cepat cair terbaru yang benar-benar transparan di awal. Tidak ada biaya tersembunyi. Jadi, kita sendiri bisa tahu apa-apa saja yang akan dibebankan selain utang pokok pinjaman. Supaya sama-sama enak dalam melakukan akad.

Saya sendiri menggunakan Kredivo karena transparansinya sudah ada di awal. Informasinya juga gampang didapatkan. Ini juga penting ya. Soalnya saya lihat beberapa pinjol ada yang tidak mencantumkan bunga pinjamannya dengan gamblang di homepage atau di deskripsi aplikasinya. Jadi rada gamang aja kalau cari informasi yang bisa dipegang. 

Sepanjang pengetahuan saya bertransaksi menggunakan kredivo cukup terbantu dengan kalkulator pinjaman yang bakal ngasih tau berapa potongan biaya adminnya sampai dengan cicilan perbulan jika meminjam dengan jumlah tertentu. Jadi, di awal kita sudah tahu beban yang harus dibayarkan tiap bulan.

Nah, si Kredivo ini enaknya bisa kasih kredit limit sampai Rp30 juta. Tapi, itu khusus bagi para member premium. Gimana yang reguler? Bisa tetap dapat pinjaman kok, tapi maksimal Rp3 juta. Jadi, kalau mau dapat pinjaman gede dari Kredivo, pas daftar jangan lupa pilih yang member premium aja ya. 

Nah. bunganya Kredivo menurut pendapat saya masih cukup terjangkau dengan bunga 2,6% per bulan. Termasuk yang paling rendah jika dibandingkan dengan pinjol lainnya. Tenornya antara 3, 6 sampai dengan 12 bulan. Biaya adminnya 6% bakal dipotong di muka kalau kita ajukan pinjaman tunai. Jadi, uang yang ditransfer nantinya tidak utuh atau bulat karena potongan admin tadi. Clear ya!

Syarat pendaftaran juga cukup mudah, punya penghasilan tetap minimal Rp3 juta per bulan, berusia antara 18-60 tahun dan berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon, Balikpapan, Batam, Purwakarta, Padang, Pekanbaru, Manado, Samarinda, dan Kediri.